BUMI MENGADU


Langkahkan kaki menginjak bumi
Bumi menjerit lalu merintih
Tersayat sakit pilu dan pedih
Memohon kaki angkat kembali

Bumi mengadu pada sanga penguasa
Dimana tempat ilmu berada?
Agar bumi tak lagi ditindas
Menahan akal yang terus dirampas

Penguasa malah bercerita indahnya dunia
Pergi mengembara ke Cina dan Amerika
Membawa hati rakyat yang menderita
Tuk memenuhi kebutuhan jiwa dan rasa

Kini bumi meratap sedih
Mengharap aksi pejuang sejati
Meneriakkan hati yang perih
Bersorak tuk juangkan hak bumi

Wahai sang penguasa Negara!
Mengapa kau genggam kecintaan rakyat pada senja?
Mengapa kau biarkan debu mengotori udara?
Mengapa akal dunia kau hempaskan bersama materi belaka?
Dan mengapa pikiranmu harus dikorbankan dengan selera?

Bukankah engkau pemilik cinta?
Yang punya hati dan juga rasa?
Tak kah kau anggap bumi itu akal dunia?
Yang dapat terbang menghantar Negara keliling dunia?

Kini bumi tersenyum iba
Mengharap kasih dari sang penguasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: